Kamis, 24 Mei 2012
Fragmen Sementara
Tak ada yang dapat dipercaya. Tak ada bahasa yang mampu mengungkap makna. Ini hari yang tak mudah diduga, pesimis masa dirudung duka. Lagi lagi bahasan hidup dunia merayu saya. Gombalan dalam kata kalimat-paragraf-esai-semacam tulisan-dan lainnya merayap kepala. Hingga mana yang harus dirupa? Bahkan Tuhan dunia ternyata hanya sampah filsafat. Kita selalu tergoda menapak Gunung Sina. Karena tak bertemu dengan-Nya, berhala jadi pemuas.
Fragmen ini bersifat tak permanen. Sebab detik hari menimbulkan pengetahuan baru bahkan dapat melenyapkan prinsip usang. Ke mana saya menuju? Mencoba saja ikuti perkataan-Nya yang nyata di lembar wahyu yang terang.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar