Terang itu nyata
Terang itu tampak
Terang itu merayu malu-malu
Terang itu tak seindah mentari pagi
Hanya lampu kamar yang mulai redup
Sang Masa membuktikan janjinya
Menambal jalan kerikil yang telah lalu
Walau kabut masih sesak, nafas hidup mulai terasa
Janji Sang Masa selalu ditunggu
Menunggu pagi yang akan tiba
Untuk kembali hidup
Pasti