Kamis, 26 April 2012

Dinamika Semu

negatif sering menghampiri hari
pagi, siang, sore, makan, membaca, mandi, nonton TV, tidur, malam, pagi lagi
tak ada lagi gairah warna warni hari
kosong mengisi detik

Tuan hampa terlalu sering bertamu pada ruang relung
mungkin masa depan praktis minim esensi menjadi frustasi nurani
hingga enggan menjadi jadi
hari lampau terlanjur menawarkan makna esensi yang mumpuni
hingga jika sekedar eksistensi terasa basi bagi nurani
hari ini semakin basi sebab praktis tanpa esensi terus dibagi

arus hari semakin lekas
lika liku memacu keras
kompetisi selalu panas
hingga keringat mengucur deras

ya, ya, bumi tak akan berhenti berotasi dan pasti terus mengitari matahari
sudah hukum alam sehari-hari
entah menjauh dari inti atau malah mengkerut kata teori
tetap saja kita harus berlari

ini semu
kecepatan yang lesu
dinamika yang palsu
tak ada lagi yang memacu

ini bukan pesimis, sekedar merasa basi
materi bukan lagi makhluk cantik
maka apa yang harus dicintai?
gairah muda tak lagi mengalir
aliran mana yang harus dicari?
makna mana yang harus diikuti?
semoga tak lama, harus segera menggapai makna
maka pencarian hasrat dimulai kembali

Tidak ada komentar: